Tips Belajar Nulis Artikel SEO Agar Cepat Bisa & Menghasilkan

Tips Belajar Nulis Artikel SEO

Tips belajar nulis artikel SEO agar cepat bisa & menghasilkan dibutuhkan agar mampu meraup keuntungan pribadi. Setiap orang tentu bisa melakukan kegiatan menulis. Karena menulis sudah diajarkan sejak anak usia dini, baik di sekolah maupun di rumah. Hingga dewasa kegiatan menulis masih tetap dilakukan oleh orang-orang.

Namun meski semua orang bisa menulis tapi hanya sebagian orang yang memiliki potensi untuk menulis sebuah artikel. Selain potensi pastinya orang-orang juga harus tetap belajar karena teknik menulis artikel semakin berkembang. Terutama menulis artikel SEO.

Tips Belajar Nulis Artikel SEO Agar Cepat Bisa & Menghasilkan

Jika tujuan menulis artikel adalah untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah, maka konten artikel SEO adalah yang harus dipelajari dengan baik. Bagaimana belajar menulis artikel dan cara-caranya yang mudah dimengerti? Baca tipsnya di sini.

1. Penulisan Judul

Judul adalah kunci utama dari sebuah artikel. Judul harus dibuat menarik tapi jangan lupa untuk memasukkan kata kunci atau keyword pada judul artikel. Keyword bisa dibuat dengan 2 cara yaitu  secara berurutan ataupun terpisah.

Contoh keyword misalnya “wisata Semarang”. Judul artikel dengan keyword berurutan, ” Wisata Semarang yang Seru di Mana Saja?”. Dalam judul ini keyword tidak dipisahkan oleh kata.

Sementara pada keyword terpisah, judulnya menjadi “Berwisata ke kota Semarang yang Seru ke Mana Saja?”. Ada kata lain yang memisahkan keyword.

Lalu cara mana yang paling bagus? Kedua cara penulisan judul ini sama-sama baik karena Google mampu mendeteksi keyword. Akan tetapi, akan lebih baik jika penulisan judul di keyword dibuat secara berurutan atau sesuai kebutuhan.

2. Jumlah Keyword

Tips belajar nulis SEO agar cepat bisa & menghasilkan yang kedua adalah dengan menentukan jumlah keyword. Keyword yang ada pada sebuah artikel harus pas, tidak boleh terlalu banyak ataupun terlalu sedikit.

Kata kunci yang terlalu banyak bisa dianggap spam oleh  Google. Sedangkan jika terlalu sedikit justru akan mengalami deindex. Menulis  artikel SEO friendly berkualitas adalah dengan memasukkan keyword sebanyak 1 hingga 1.5 % saja. Agar keyword tidak terkesan dipaksakan.

3. Membuat Keyword Turunan dan Sinonim

Keyword turunan dan sinonim juga tak kalah penting sebagai cara untuk membuat artikel yang enak dibaca. Keyword adalah keyword yang masih ada kaitannya dengan keyword utama. Contoh keyword “obat sakit maag”, maka keyword turunannya adalah “obat sakit maag yang mudah didapat”.

Sementara keyword sinonim adalah kata kunci yang memiliki persamaan arti dengan kata kunci utama. Contoh keyword yang sama “obat sakit maag”, maka keyword sinonimnya adalah “pereda sakit maag”.

Dua hal ini punya peran penting dalam artikel SEO. Agar saat seseorang melakukan pencarian di google dan mengetikkan keyword turunan maupun sinonim, keyword utama tetap muncul.

Tentu hal ini sangat menguntungkan dan berguna bagi website yang dibangun. Sinonim bisa juga dikategorikan dalam keyword turunan, namun tak banyak orang yang paham soal ini.

4. Penyebaran Keyword

Dalam menulis artikel SEO berkualitas, penyebaran keyword di dalam sebuah artikel harus diperhatikan. Keyword tidak boleh menumpuk pada satu paragraf saja. Penyebaran keyword yang baik bisa dilakukan dengan menempatkan kata kunci pada paragraf pertama dan merata di paragraf selanjutnya.

Bukan berarti di semua paragraf harus ada keyword, tapi lakukanlah sesuai kebutuhan. Jika memungkinkan letakkan keyword pada kalimat pertama di paragraf pertama. Lalu letakkan juga keyword di paragraf terakhir karena ini baik untuk mesin pencari.

5. Membuat Heading

Cara membuat artikel SEO friendly juga membutuhkan adanya heading. Untuk jenis artikel yang panjang maka heading sangatlah berarti. Heading akan membantu pembaca memahami poin penting dari sebuah artikel.

Adanya sub heading tentu dilanjutkan dengan sub heading. Namun sub heading tak selalu harus ada, lakukan saja sesuai kebutuhan yang penting tulisan tetap harus terlihat tidak dipaksakan.

6. Pengaturan Paragraf Dan Kalimat

Kedua hal ini sering terabaikan dan dilupakan oleh para penulis artikel, padahal justru paragraf dan kalimat tidak bisa disepelekan. Satu paragraf yang baik harus terdiri dari 2 atau 3 kalimat dan tidak boleh lebih dari 4 baris. Jika paragraf terlalu panjang, membuat pembaca cepat merasakan bosan.

Kalimat yang pendek biasanya lebih mudah dipahami  dan disukai oleh orang-orang. Idealnya satu kalimat terdiri dari 20 kata saja agar pembaca lebih mudah mengerti isi dari artikel yang sedang dibahas.

Baca lagi artikel sebelum di submit ke website, apakah tata bahasa artikel sudah sesuai atau ada kata-kata yang tidak relevan dengan topik.

7. Pembuatan URL/Slug

URL/Slug  yang baik adalah yang berisi kata kunci utama. Letakkan kata kunci pada Slug, bisa seluruh keyword yang ada ataupun hanya sebagian saja. URL bisa dibuat padat dan jelas supaya memudahkan saat pencarian. Karena URL yang terlalu panjang juga terlihat tidak baik karena terkesan terlalu memaksakan.

8. Mengoptimalkan Penambahan Gambar

Gambar membuat artikel terlihat semakin menarik dan cukup baik untuk mesin pencarian. Gunakan gambar yang relevan, bila perlu gambar milik sendiri. Atau bisa mencari gambar yang bebas dari hak cipta.

Kini sudah banyak situs yang menyediakan jutaan gambar bebas copyright. Optimalkan ukuran gambar agar tidak mengganggu tampilan website.

Penutup

Untuk membuat artikel SEO yang baik tentunya harus rajin belajar dan mencari tau ilmu SEO terbaru karena internet terus berkembang. Tips belajar nulis artikel SEO agar cepat bisa & menghasilkan setidaknya patut untuk dicoba.

Namun jika tidak mau repot menulis artikel SEO karena keterbatasan waktu atau hal lainnya, bisa mencoba jasa penulis artikel di Saungwriter. Selain harganya terjangkau  dan artikelnya SEO Friendly, Saungwriter juga selalu mengutamakan kepuasan para pelanggan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *